Diesel dan gas alam adalah dua bahan bakar penting untuk Generator. Mereka bermanfaat khususnya ketika terjadi pemadaman listrik. Untuk menentukan apakah alami Pembangkit Gas atau a Pembangkit Diesel adalah pilihan yang tepat, Anda perlu mempertimbangkan beberapa faktor. Rincian lengkap faktor-faktor ini diberikan di bawah ini.
Cara Memilih Generator yang Tepat Untuk Anda Sendiri?
Berikut ini adalah faktor-faktor yang perlu diingat ketika memilih generator untuk Anda sendiri.

- Ikhtisar Biaya
Biaya awal kepemilikan peralatan keduanya hampir sama. Namun, Anda harus mempertimbangkan analisis biaya siklus hidup. Sebab, total biaya selama umur genset bergantung pada harga pembelian awal, instalasi, pemeliharaan, dan biaya bahan bakar.
Sekarang, karena fluktuasi harga solar global, bahan bakar mungkin lebih mahal di generator diesel, sementara pemeliharaan dan servis akan lebih murah. Di generator gas alam, di sisi lain, servis dan pemeliharaan mungkin lebih mahal daripada harga bahan bakar.
- Persyaratan Instalasi
Generator diesel kompak, dan mereka membutuhkan sedikit ruang. Di sisi lain, generator gas alam memerlukan sistem kontrol emisi dan pertukaran udara yang ekstensif. Jika Anda memiliki ruang ekstra, generator gas alam adalah pilihan yang baik.
Namun, jika Anda kekurangan ruang dan membutuhkan yang cerdas, solusi daya kompak, generator diesel akan menjadi pilihan yang baik.
- Pasokan dan Penyimpanan Bahan Bakar
Generator diesel membutuhkan tangki solar (biasanya dipasang di bawah genset) disebut tangki perut atau sub-base. Beberapa tangki diesel juga bisa ditempatkan di atas tanah (dekat generator). Anda dapat memilih tangki penyimpanan tergantung kapasitasnya, fitur keselamatan, dan desain. Namun, tangki penyimpanan diesel ini memerlukan pembersihan tahunan dan pemolesan bahan bakar.
Di sisi lain, gas alam disuplai langsung melalui jalur utilitas dan memerlukan sistem perpipaan khusus untuk generator. Namun, di sini ketersediaannya tergantung pada jaringan distribusi gas lokal.
Generator gas alam adalah pilihan yang baik jika pasokannya mencukupi.
- Perbandingan Produktivitas
Produktivitas generator diesel dan gas alam tergantung pada jenis mesin yang digunakan. Mesin yang digunakan pada generator diesel sangat efisien karena rasio kompresinya yang tinggi. Mereka memiliki efisiensi tertinggi 75%, karena energi yang digunakan untuk pembakaran diubah menjadi energi yang berguna.
Sedangkan mesin Gas alam mengkonversi 50% energi menjadi daya yang dibutuhkan untuk menjalankan generator, dan sisanya hilang sebagai panas.
Karena itu, generator diesel adalah pilihan cerdas ketika efisiensi mesin menjadi prioritas.
- Dampak Lingkungan
Tingkat emisi karbon dioksida dari generator diesel lebih tinggi dibandingkan dengan generator gas alam. Rilis diesel 163.45 pon CO2 (per juta Btu), sementara gas alam dilepaskan 116.65 pound. Karena itu, generator gas alam adalah 25-30% lebih ramah lingkungan dibandingkan mesin diesel.
Adapun kebisingan, generator gas alam menghasilkan lebih sedikit kebisingan. Sedangkan genset diesel menghasilkan lebih banyak kebisingan, beberapa generator dilengkapi dengan sistem kedap suara yang canggih, meskipun. Jika Anda mencari pilihan yang ramah lingkungan dan lingkungan yang lebih tenang, generator gas alam adalah pilihan ideal.
- Seumur Hidup Generator
Generator diesel biasanya memiliki masa pakai yang lebih lama dibandingkan generator gas alam. Generator ini lebih andal dalam menoleransi suhu ekstrim dibandingkan generator gas alam. Lebih-lebih lagi, biasanya berpendingin cairan dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan daya yang tinggi. Pendinginan cair ini lebih efisien, mengurangi keausan peralatan, dan memperpanjang umur generator diesel.
Di sisi lain, gas alam adalah bahan bakar kering. Seiring waktu, sumbat dan katup pada generator gas alam mengalami reses karena berkurangnya pelumasan, menurunkan efisiensi mesin secara keseluruhan. Jika Anda mempertimbangkan umur panjang sebuah generator, generator diesel adalah pilihan yang kuat.
- Persyaratan Pemeliharaan
Generator diesel umumnya memerlukan perawatan yang lebih jarang. Mereka tidak memiliki busi dan katup yang canggih. Satu-satunya perawatan yang diperlukan adalah menjaga filter diesel tetap bersih dan menggantinya setelah jangka waktu yang disarankan.
Generator gas alam, Namun, memerlukan perawatan yang sering karena gas dapat menyumbat sumbat. Lebih-lebih lagi, jika terjadi bencana alam, saluran pipa utilitas mungkin terganggu, memerlukan perbaikan atau penggantian, yang akan membuat Anda mengeluarkan biaya lebih banyak lagi.
Intinya adalah generator gas alam memiliki biaya perawatan yang lebih tinggi.
Dampak Suhu dan Start Dingin
Temperatur yang lebih rendah menyebabkan bahan bakar diesel menjadi gel, membuatnya sulit untuk memulai dengan dingin. Filter juga tersumbat karena kelembapan yang tinggi. Sebaliknya, suhu tinggi menyebabkan pembentukan pernis, ekspansi bahan bakar, dan pengurangan energi per unit, memerlukan pemolesan solar yang disimpan dalam tangki.
Di sisi lain, Gas alam adalah terbukti untuk menjadi sumber yang dapat diandalkan di daerah dengan pemadaman listrik yang lebih lama. Ini adalah sumber pembangkit listrik yang baik di daerah pinggiran kota.
Generator Mana yang Aman?
Baik generator berbahan bakar gas maupun diesel mempunyai risiko dan merupakan pilihan yang aman hanya jika ditangani dengan hati-hati. Gas alam sangat mudah menguap dan dapat menimbulkan kebakaran akibat penggunaan busi pada generator. Di sisi lain, generator diesel menimbulkan risiko korsleting listrik. Namun, Perawatan yang tepat, pemeliharaan, dan pemeriksaan rutin membuatnya dapat diandalkan untuk digunakan.
Pengingat: Jangan lupa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) when handling both types of generators.
Compatibility With Automated Transfer Switch (ATS)
Diesel generators are highly compatible with ATS systems and can start immediately during a power outage. Sebaliknya, natural gas generators require careful coordination between gas pressure sensors and the ATS, as low gas pressure can delay load transfer.
When considering reliable automated power transfer, diesel generators are the preferred choice.
Which is the Better Choice? A Diesel Generator Or A Natural Gas Generator
Based on the information given above, here is a concise overview of choosing between two power alternatives

| Specifications | Pembangkit Gas Alam | Generator Diesel |
| Dampak Lingkungan | Eco friendly | Greater noise and emissions |
| Biaya | Capital cost is less | Capital cost is more |
| Ukuran | Larger Size | Compact |
| Instalasi | Requires a pipeline system | Requires diesel tank space |
| Fuel Cost and Maintenance | Reduced fuel cost | Fuel requires annual polishing |
| Keandalan | Dependent on the availability of pipelines | Good for use in remote areas |
| Load Handling Capacity | Good for small-scale units | Ideal for large-scale |
| Life | A shorter lifetime | A longer lifetime |
| Cold Start | Compatible with cold start | Less compatible |
| Keamanan | Safe if handled with Care | Safe with careful Handling |
Choose a Diesel Generator
Choose a diesel generator if you are looking for:
- Cost-effective fuel
- Steady Power Supply
- Longer life
- Useful in remote areas
- High Capacity Use
Choose a Natural Gas Generator
Choose a natural gas generator if you want:
- Eco-friendly choice
- A reliable natural gas supply
- Less maintenance cost
- Occasional Use
- Small unit and lighter machinery
Kesimpulan
To select the right generator, first carefully assess your requirements and situation. Natural gas generators are quieter and good for small units. Generator diesel, di sisi lain, are good for heavy machinery and long-term use.
See what fits best for you. You can then easily move to a reliable and cost-effective power solution that will maintain efficiency during extended outages.
Untuk Tip: If you want a diesel generator but with advanced noise-cancellation technology, you can consider a generator diesel senyap.




