< img height="1" width="1" style="display:none" src="https://www.facebook.com/tr?id=818233107660385&ev=PageView&noscript=1" />
X
Kirim Pertanyaan Anda Hari Ini
Kutipan Cepat

Rencana Konfigurasi Sistem Paralel Generator

Konfigurasi Sistem Paralel Generator

Konfigurasi Sistem Paralel Generator

Panduan ini tentang konfigurasi sistem paralel generator. Ini berbicara tentang bagian-bagiannya, bagaimana menyinkronkannya dan bagaimana menerapkannya dengan baik. Di bidang Rekayasa Tenaga menggunakan satu generator tidak selalu merupakan ide terbaik. Terkadang lebih baik menggunakan yang lebih kecil Generator yang bekerja sama.

Apakah Anda membuat sistem tenaga untuk rumah sakit, pusat data atau pabrik Anda perlu mengetahui cara membuat generator bekerja sama dengan lancar. Ini adalah kunci untuk memiliki pasokan listrik.

1. Apa itu Konfigurasi Sistem Paralel Generator?

Paralel generator adalah saat Anda menghubungkan dua atau lebih generator ke busbar. Dengan cara ini mereka dapat memberikan daya ke beban. Dengan menggunakan satu generator besar 2000kW Anda dapat menggunakan empat generator 500kW yang dihubungkan bersama.

Agar generator dapat bekerja secara paralel, generator harus disinkronkan. Ini berarti voltase mereka, frekuensi, sudut fase dan rotasi fase harus sesuai. Jika hal-hal tersebut tidak sesuai dapat menimbulkan masalah seperti kerusakan mekanis atau ledakan listrik.

2. Keuntungan Konfigurasi Sistem Paralel Generator

Mengapa Anda memilih sistem paralel daripada satu generator besar? Banyak manfaatnya mulai dari menghemat uang hingga lebih dapat diandalkan.

2.1 Redundansi dan Keandalan

Anda mendapatkan redundansi dan keandalan dengan suatu sistem. Jika salah satu generator mati maka generator lainnya masih dapat mengalirkan listrik. Ini disebut Strategi $N+1$, di mana $N$ adalah jumlah generator yang Anda perlukan dan $+1$ adalah generator tambahan itu, dalam keadaan siaga.

2.2 Skalabilitas

Konfigurasi Sistem Paralel Generator juga dapat diskalakan. Jika suatu fasilitas berkembang Anda tidak perlu mengganti genset. Anda bisa menambahkan generator lain ke sistem yang ada. Ini adalah cara untuk menghemat uang karena Anda hanya membayar sesuai kebutuhan.

Generator bekerja paling baik saat dijalankan 70% ke 80% dari kapasitas mereka. Jika generator besar hanya berjalan pada 20% kapasitas itu menghabiskan banyak bahan bakar. Dalam suatu sistem Anda dapat mematikan genset yang tidak diperlukan agar genset lainnya dapat bekerja dengan maksimal.

2.3 Perawatan Mudah

Perawatan genset juga lebih mudah. Anda dapat mematikan satu generator untuk pemeliharaan tanpa memutus aliran listrik ke gedung. Generator lain dapat menangani beban tersebut sehingga Anda tidak perlu khawatir kehilangan daya.

3. Persyaratan Teknis Konfigurasi Sistem Paralel Generator

Sebelum Anda dapat menghubungkan dua generator ke bus ada empat hal penting yang harus sama. Pengontrol digital baru dapat melakukan ini secara otomatis. Anda harus merencanakannya. Anda perlu memikirkan tentang Rotasi Fase. Kedua generator harus memiliki pesanan, seperti L1-L2-L3.

Besaran Tegangan juga penting. Tegangan generator harus sama dengan tegangan bus. Lalu ada Frekuensi. Kedua generator harus bekerja pada kecepatan seperti 60Hz. Sudut Fase juga penting. Gelombang sinus harus mencapai puncaknya pada saat yang bersamaan.

4. Komponen Utama Konfigurasi Sistem Paralel Generator

Agar sistem paralel berfungsi, Anda memerlukan lebih dari sekadar kabel. Anda memerlukan banyak bagian seperti perangkat keras dan perangkat lunak yang semuanya bekerja bersama.

4.1 Switchgear Paralel

Ini adalah titik koneksi di mana semua generator bertemu sebelum listrik dialirkan ke seluruh fasilitas. Ini memiliki busbar, pemutus sirkuit dan relay pelindung.

4.2 Pengontrol Utama Digital

Ini adalah otak dari sistem. Ini melihat berapa banyak daya yang dibutuhkan dan memutuskan generator mana yang akan dihidupkan, mematikan atau mengaktifkan standby. Ia juga memastikan jika tidak ada listrik dapat mematikan hal-hal yang tidak penting seperti AC kantor sehingga hal-hal penting, seperti sistem pendukung kehidupan tetap berfungsi.

4.3 Pengatur dan Pengatur Tegangan

Ini membantu generator bekerja sama dan berbagi beban. Mereka harus mampu mendukung mode pembagian beban Droop atau Isochronous sehingga satu generator tidak mengambil semua beban. Menyebabkan yang lain ditutup.

5. Strategi Pembagian Beban Konfigurasi Sistem Paralel Generator

Anda harus memutuskan bagaimana generator akan membagi beban.

5.1 Pembagian Beban Droop

Dalam mode ini frekuensinya bisa turun sedikit ketika beban bertambah. Hal ini memungkinkan generator untuk menyeimbangkan bebannya sendiri tanpa harus berbicara satu sama lain sepanjang waktu. Ini adalah cara untuk melakukan sesuatu tetapi frekuensinya tidak selalu sama.

5.2 Pembagian Beban Isochronous

Pengontrol berbicara satu sama lain menggunakan tautan data cepat sehingga mereka dapat menjaga frekuensi tetap sama, ketika beban berubah. Jika beban meningkat, semua generator meningkatkan dayanya secara bersamaan sehingga frekuensinya tetap sama.

6. Langkah-langkah Konfigurasi Sistem Paralel Generator

Berikut panduan lengkapnya.

6.1 Muat Profil

Anda perlu mengetahui beban puncak dan beban minimum Anda. Ini membantu Anda memutuskan berapa banyak generator yang Anda butuhkan. Misalnya jika beban puncak Anda adalah 1500kW dan beban minimum adalah 400kW, Anda mungkin ingin menggunakan tiga generator 500kW dari satu generator 1500kW.

6.2 Pilih Kompatibilitas generator

Cara termudah adalah menggunakan generator yang sama sehingga semuanya dapat bekerja sama dengan baik.

6.3 Rancang Logika Switchgear

Anda harus memutuskan generator mana yang dimulai terlebih dahulu. Biasanya Anda ingin memutar generator mana yang memimpin sehingga semuanya berjalan selama jangka waktu tertentu.

6.4 Mengatur Pelepasan Beban

Anda harus memutuskan beban apa yang penting, beban apa yang penting dan beban apa yang tidak penting. Jika salah satu generator mati, sistem harus dapat mematikan beban-beban penting dengan cepat agar seluruh sistem tidak mati..

7. Tantangan dan Solusi Konfigurasi Sistem Paralel Generator

Berikut tantangan umum dan solusinya.

7.1 Sirkulasi Arus

Arus Sirkulasi adalah masalah ketika tegangan tidak sesuai. Solusinya adalah dengan menggunakan Regulator Tegangan Otomatis dan pastikan kompensasi arus silang sudah benar.

7.2 Distorsi Harmonik

Distorsi Harmonik merupakan hal yang banyak terjadi pada data center yang menggunakan sistem UPS. Untuk mengatasinya dapat menggunakan generator dengan jenis lilitan yang membantu meredam harmonisa ketiga.

7.3 Kegagalan Komunikasi

Kegagalan Komunikasi adalah apa yang terjadi ketika hubungan data antar generator terputus. Solusinya adalah dengan menyiapkan rencana yang disebut “Gagal-Terjatuh” sehingga unit tetap dapat berbagi beban dengan aman meski tanpa data link.

8. Kesimpulan Konfigurasi Sistem Paralel Generator

Menggunakan banyak generator dalam sistem paralel adalah cara terbaik untuk memastikan listrik selalu menyala di tempat-tempat yang sangat penting. Saat Anda menyebarkan beban ke seluruh generator yang bekerja bersama, Anda mendapatkan tingkat keandalan dan efisiensi yang tidak dapat disediakan oleh satu generator. Padahal pengaturannya di awal memerlukan perencanaan dan peralatan khusus, keuntungan dari memiliki generator tambahan dan menghemat bahan bakar menjadikannya pilihan terbaik untuk pengoperasian yang sangat penting.

9. Bangun Pembangkit Listrik Paralel Anda dengan Huaquan Power

Huaquan Power sangat ahli dalam merancang dan menyiapkan sistem generator paralel. Generator kami dilengkapi dengan pengontrol seperti DeepSea atau ComAp yang memudahkan dan aman untuk menyinkronkannya. Apakah Anda membutuhkan dua generator untuk klinik atau sepuluh generator, untuk taman Huaquan Power dapat memberi Anda peralatannya, switchgear dan bantuan teknis yang Anda perlukan agar rencana Anda berhasil. Anda dapat menghubungi Huaquan Power hari ini untuk membicarakan sistem tenaga di gedung Anda.